You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Antisipasi Genangan, Phb Petukangan Dinormalisasi
photo Nurito - Beritajakarta.id

DKI Kaji Normalisasi PHB Petukangan

Dinas Tata Air DKI Jakarta akan mengkaji untuk melaksanakan normalisasi PHB Petukangan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Sebab, PHB dikeluhkan lantaran mengalami penyempitan dan pendangkalan sehingga menyebabkan genangan di sekitar.

Kami akan lakukan peninjauan terlebih dulu. Ini untuk mengetahui akar permasalahan di lapangan

Normalisasi Saluran Masih Terkendala

Kepala Bidang Sungai dan Pantai Sistem Aliran Wilayah Timur Dinas Tata Air DKI Jakarta, Sumaryana mengakui, awalnya debit air PHB Petukangan memang sangat besar. Karena itu, pihaknya brencana membuat embung di kawasan Rawa Terate. 

Namun diakuinya kini debit air PH berkurang. Berdasar informasi, hal itu dikarenakan PHB sepanjang 1,6 kilometer, mengalami penyempitan, dari aslinya selebar 12 meter menjadi sekitar 6 meter.

"Kami akan lakukan peninjauan terlebih dulu. Ini untuk mengetahui akar permasalahan di lapangan. Saat ini belum bisa diputuskan langkah apa yang harus dilakukan karena belum survei lapangan," ujar Sumaryana, Kamis (4/2).

Menurutnya, jika PHB Petukangan dibenahi namun pada bagian hilirnya tidak dibenahi juga tidak akan menyelesaikan masalah.

Karenanya Pemprov DKI juga akan memasang sheet pile di Kali Cakung Drain. Sebab PHBPetukangan ini alirannya juga ke arah Kali Cakung Drain..

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2065 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1040 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye939 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye935 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye855 personNurito